Cibarusah, Bekasi – Juli 2026 Komitmen Nahdlatul Ulama dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cibarusah, melalui program NU Peduli, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau.
Bantuan didistribusikan ke empat titik, yakni tiga titik di Kampung Cihanjuang dan satu titik di Musala Nurul Huda, Kampung Korod. Air bersih tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan jajaran Pengurus MWC NU Cibarusah, Tim Kader Penggerak (Muharrik), pengurus ranting NU, badan otonom (Banom) NU, serta para relawan NU Peduli. Sinergi tersebut menjadi cerminan nilai ta’awun (tolong-menolong) dan gotong royong yang selama ini menjadi ruh gerakan Nahdlatul Ulama dalam melayani umat.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Cibarusah, Kyai Dilah Hidayat, S.Pd.I., menegaskan bahwa kehadiran NU harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi sulit.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkannya, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk saling membantu. Melalui NU Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Insya Allah, Nahdlatul Ulama akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap keadaan,” ujar Kyai Dilah Hidayat.
Kehadiran bantuan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh warga Desa Ridogalih. Dalam beberapa pekan terakhir, debit air sumur warga terus menurun sehingga kebutuhan air bersih menjadi semakin sulit dipenuhi. Bantuan dari NU Peduli menjadi angin segar yang meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan harapan di tengah keterbatasan.
Namun demikian, MWC NU Cibarusah memandang bahwa distribusi air bersih hanyalah langkah tanggap darurat untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. Solusi jangka panjang tetap menjadi perhatian utama agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Karena itu, MWC NU Cibarusah berkomitmen menginisiasi langkah-langkah strategis melalui kolaborasi dengan Pemerintah Desa Ridogalih, Pemerintah Kecamatan Cibarusah, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dunia usaha, para dermawan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Beberapa upaya yang akan didorong antara lain pemetaan potensi sumber air, pengembangan sarana penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur pendukung, serta penyusunan program berkelanjutan yang mampu memperkuat ketahanan air bagi masyarakat.
Bagi MWC NU Cibarusah, persoalan air bersih bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan memperkuat budaya gotong royong dan semangat kebersamaan, setiap persoalan sosial diyakini dapat dihadapi secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui gerakan NU Peduli, MWC NU Cibarusah ingin menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama tidak hanya hadir dalam ruang-ruang dakwah dan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat.
“Setiap tetes air yang kita salurkan hari ini bukan sekadar menghilangkan dahaga, tetapi juga menghadirkan harapan. Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi. Bersama Nahdlatul Ulama, kita terus bergerak, berkhidmat, dan menghadirkan kemaslahatan untuk umat.”
Program ini menjadi bagian dari komitmen MWC NU Cibarusah untuk terus memperluas gerakan sosial, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan memastikan bahwa nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat melalui aksi nyata yang berkelanjutan.
MWC NU Cibarusah NU Peduli – Berkhidmat untuk Umat, Bergerak untuk Kemanusiaan.







