SINDANGMULYA — Malam di Puri Persada Indah, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, terasa berbeda. Gema shalawat, lantunan Maulid Nabi, dan kebersamaan warga menyatu dalam Opening Safari Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin malam, 24 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar di Fasos Lapangan RW 012 Puri Persada Indah tersebut menjadi awal dari rangkaian Safari Maulid yang akan menyapa 12 RT di wilayah Puri Persada Indah.
Bukan sekadar seremoni tahunan, Safari Maulid ini menjadi ruang bersama untuk mendekatkan warga melalui majelis ilmu, shalawat, dan silaturahmi. Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang, tradisi berkumpul dalam majelis keagamaan menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersamaan dan menghadirkan suasana religius di lingkungan permukiman.
Ketika Warga Berkumpul dalam Cinta Rasulullah
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan hadir bersama, mulai dari anak-anak, pemuda, ibu-ibu, hingga para tokoh agama dan masyarakat.
Hamparan tikar yang memenuhi lapangan menjadi saksi bagaimana sebuah majelis dapat mempertemukan banyak orang dalam suasana yang penuh keakraban.
Bagi masyarakat Nahdliyin, tradisi Maulid merupakan bagian dari ekspresi kecintaan kepada Rasulullah SAW. Shalawat yang dilantunkan bukan hanya menjadi rangkaian acara, tetapi juga menjadi pengingat agar keteladanan Nabi Muhammad SAW terus hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Dari Satu Lapangan Menuju 12 RT
Opening di RW 012 menjadi langkah pertama perjalanan Safari Maulid PARNU Puri Persada Indah.
Selanjutnya, rangkaian kegiatan akan bergulir dari satu RT ke RT lainnya. Setiap wilayah menjadi ruang untuk mempertemukan warga, menghidupkan majelis, dan memperkuat komunikasi antar-elemen masyarakat.
Konsep tersebut menjadikan Safari Maulid bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kohesi sosial masyarakat.
Dari 12 RT, diharapkan lahir satu semangat kebersamaan: bersama dalam ibadah, bersama dalam silaturahmi, dan bersama dalam menjaga lingkungan.
PARNU Hadir dari Akar Rumput
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja PARNU Puri Persada Indah yang diarahkan untuk memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
Sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, PARNU berupaya menghadirkan kegiatan yang dekat dengan kebutuhan warga. Tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan besar, tetapi melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan istiqamah.
Safari Maulid menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana anak ranting dapat mengambil peran dalam menghidupkan kegiatan keagamaan sekaligus merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Dukungan Tokoh Agama dan MWC NU Cibarusah
Semangat tersebut turut mendapat dukungan dari MWC NU Cibarusah. Ketua Tanfidziyah MWC NU Cibarusah, Kyai Dilah Hidayat, memberikan apresiasi sekaligus dorongan agar program-program PARNU dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Dukungan tersebut menunjukkan pentingnya kesinambungan antara struktur NU dari tingkat MWC hingga anak ranting. Ketika program jam’iyyah tumbuh dari bawah dan mendapat penguatan dari struktur organisasi, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hadir pula sejumlah tokoh DKM dan masyarakat, di antaranya Kang Dede Rusdiana, Ketua DKM Masjid At-Taqwa; Kang Dzakir, Ketua DKM Masjid As-Syuhada; serta Ust. Joko Haryono, tokoh sekaligus Ketua DKM Masjid Al-Muhajirin.
Dari unsur Badan Otonom NU, hadir Kang Jaenudin dari Pagar Nusa dan Ibu Noer Aini Widiastuti dari Muslimat NU.
Kehadiran lintas unsur tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan akan semakin kuat ketika dibangun melalui kebersamaan.
Gema Hadroh Menghidupkan Suasana
Nuansa malam semakin semarak ketika Hadroh Al Mujtaba dan Asyauqil Mustofa mengiringi pembacaan Maulid Nabi dan lantunan shalawat.
Suara hadroh dan shalawat berpadu dengan antusiasme jamaah yang mengikuti rangkaian kegiatan. Anak-anak pun turut hadir bersama keluarga mereka, menjadi bagian dari suasana religius yang diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sebab merawat tradisi bukan hanya tentang mempertahankan sebuah kegiatan, tetapi juga memastikan nilai-nilai di dalamnya tetap dikenal dan diamalkan oleh generasi muda.
Merawat Tradisi, Menguatkan Kebersamaan
Safari Maulid di Puri Persada Indah menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana agama, tradisi, dan kehidupan sosial dapat berjalan beriringan.
Melalui majelis Maulid, warga tidak hanya berkumpul untuk bershalawat, tetapi juga saling mengenal, menyapa, dan membangun hubungan yang lebih erat.
Inilah semangat yang ingin terus dihidupkan PARNU Puri Persada Indah: menghidupkan majelis, merawat tradisi, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan khidmah bagi masyarakat.
Perjalanan Safari Maulid masih panjang. Dari RW 012, rangkaian kegiatan akan bergerak menuju 12 RT dengan membawa pesan yang sama: bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat menjadi energi untuk membangun masyarakat yang lebih guyub, religius, dan saling peduli.
Dari shalawat tumbuh kecintaan.
Dari silaturahmi tumbuh persaudaraan.
Dari kebersamaan tumbuh kekuatan jam’iyyah.
PARNU PURI PERSADA INDAH
Merawat Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Berkhidmah untuk Umat.








