Bupati Asep: NU Punya Peran Strategis Menjaga Moral dan Kerukunan Masyarakat Bekasi

CIKARANG UTARA- Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menghadiri pelantikan dan Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Hotel Antero Jababeka, Minggu (1/11/2026).

Turut Hadir PBNU, Ketua PWNU Jabar, MWC NU Se-Kabupaten Bekasi, Banom serta tokoh agama.

Read More

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bekasi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Bekasi yang resmi dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus PCNU Kabupaten Bekasi yang pada hari ini resmi dilantik. Pelantikan ini merupakan awal dari pengabdian dan khidmah besar dalam menjaga akidah sekaligus memperkuat peran umat Islam di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujar Asep.

Menurutnya, Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara memiliki dinamika masyarakat yang sangat tinggi. Dengan keberadaan industri dan investasi, masyarakat dari berbagai daerah bahkan negara datang dan menetap di Kabupaten Bekasi.

Ia menyebutkan, jumlah penduduk Kabupaten Bekasi yang sebelumnya sekitar 3,1 juta jiwa kini telah mencapai kurang lebih 3,5 juta jiwa. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial dan keagamaan.

“Kabupaten Bekasi sangat membutuhkan peran Nahdlatul Ulama sebagai benteng moral, spiritual, dan sosial di tengah pesatnya arus modernisasi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap PCNU dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui penguatan nilai-nilai moderasi, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Selain itu, Asep juga mendorong PCNU untuk mengambil peran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui pesantren dan lembaga pendidikan. Menurutnya, generasi muda Kabupaten Bekasi harus memiliki bekal akhlak yang baik sekaligus kemampuan untuk bersaing di dunia kerja.

“Kami berharap PCNU dapat terus mendorong penguatan SDM melalui pesantren dan lembaga pendidikan agar generasi muda kita unggul secara akhlak, berdaya saing di dunia kerja, serta aktif menggerakkan kemandirian ekonomi keumatan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bekasi juga menyampaikan rencana pemerintah daerah terkait kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa ke depan dirinya akan menandatangani kebijakan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Melalui kebijakan tersebut, masyarakat Kabupaten Bekasi diharapkan dapat memperoleh kemudahan pelayanan kesehatan tanpa harus direpotkan dengan persyaratan administrasi berupa KTP saat membutuhkan layanan kesehatan, dengan kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif.

“Ke depan, insyaallah saya akan menandatangani UHC Prioritas. Jadi, apabila ada masyarakat Kabupaten Bekasi yang sakit, tidak harus membawa KTP. Yang penting orang Bekasi langsung mempunyai kartu BPJS aktif,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Asep kembali mengucapkan selamat berkhidmat kepada seluruh pengurus PCNU Kabupaten Bekasi yang baru dilantik. Ia berharap seluruh pengurus senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas organisasi.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kemudahan, dan keberkahan kepada seluruh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Bekasi dalam mengemban amanah yang mulia ini,” pungkasnya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi, KH Enjuk Marjuki, menegaskan bahwa pelantikan jajaran pengurus PCNU Kabupaten Bekasi bukan sekadar prosesi seremonial maupun ikrar organisasi, melainkan amanah besar untuk melanjutkan perjuangan para ulama dalam menjaga agama, umat, dan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, KH Enjuk mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan yang dinilainya sebagai momentum penting bagi keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah adalah kalimat terindah yang kami ucapkan pada siang yang berkah ini. Kita berkumpul di tempat yang berkah ini dalam rangka menyaksikan satu prosesi yang sakral buat kami. Ini merupakan amanah yang sangat berat yang harus kami emban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga tugas utama yang menjadi landasan perjuangan PCNU Kabupaten Bekasi ke depan. Pertama, Himayatud Din, yakni menjaga dan mempertahankan agama. Kedua, Himayatul Ummah, yaitu menjaga umat agar tetap berada dalam tuntunan ajaran Islam.

Ketiga, Himayatud Daulah, yakni turut menjaga Kabupaten Bekasi agar terus berada dalam nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

“Pelantikan ini bukan hanya sekadar ikrar, tetapi merupakan sambung sanad perjuangan PCNU Kabupaten Bekasi dalam rangka menjalankan tiga tugas utama, yaitu Himayatud Din, Himayatul Ummah, dan Himayatud Daulah,” tegasnya. (AMJ)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *