Lailatul Ijtima’ PRNU Setiamekar: Merajut Ukhuwah dan Memperkuat Tradisi Keilmuan Ala Klasik Setiamekar

Bekasi, NU Bekasi
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi kembali menggelar kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ di Masjid Al-Kaffah, Senin malam (12/5/2025). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi warga nahdliyin sekaligus merawat tradisi keilmuan klasik ala Ahlussunnah wal Jamaah.

Kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan shalawat yang diikuti dengan khidmat oleh para jamaah. Selanjutnya, dilangsungkan pengajian kitab kuning dan tausiyah keagamaan yang diisi oleh para ustadz setempat.

Dalam kesempatan tersebut, kajian difokuskan pada kitab Nashoihul ‘Ibad, karya Syekh Nawawi al-Bantani, yang membahas nilai-nilai akhlak, adab, dan amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, turut disampaikan penguatan pemahaman Aswaja An-Nahdliyah melalui kajian Risalah Ahlussunnah wal Jamaah, agar warga semakin mantap dalam berideologi Islam moderat khas Nahdlatul Ulama.

Ketua PRNU Setiamekar, Ustadz Idris Triwaluyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima’ bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi momentum penting untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan pengetahuan agama masyarakat.

“Ini bukan hanya rutinitas, tapi momentum untuk memperkuat iman, memperdalam ilmu, dan membangun solidaritas antar warga NU,” ujar Ustadz Idris.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai masjid yang ada di wilayah Setiamekar guna memperluas jangkauan dakwah dan mempererat konsolidasi jamaah.

“Dengan digilirkan ke masjid-masjid di lingkungan kami, kami berharap syiar NU makin terasa di semua lapisan masyarakat, dan nilai-nilai keislaman yang toleran bisa terus dihidupkan,” lanjutnya.

Acara turut dihadiri oleh para pengurus PRNU, tokoh agama, pemuda Ansor-Banser, remaja masjid, serta warga masyarakat dari berbagai kalangan. Kebersamaan dan semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa NU terus hadir dan konsisten menjaga warisan ulama serta membangun masyarakat yang religius, rukun, dan toleran.

Penulis: M. Rizki

Editor: Kefi Maulana Putra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *