TAMBUN SELATAN – Kegiatan Lailatul Ijtima yang digelar di Kantor PCNU Kabupaten Bekasi, Jalan KH. Mas’ud No.164, Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (09/05/2026), berlangsung khidmat dan penuh nuansa spiritual.
Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bekasi, KH Ahmad Mustofa Torfi, menyampaikan bahwa setiap momentum dalam organisasi memiliki hikmah tersendiri dan tidak terjadi secara kebetulan.
“Bukan kebetulan, tapi luar biasa. Kita berbicara dengan kalimat Tuhan,” ujar KH Mustofa Torfi.
Ia menjelaskan, angka 12 yang muncul dalam proses pemilihan kepengurusan memiliki makna filosofis yang erat kaitannya dengan nilai ketauhidan dan keikhlasan.
“Dalam budaya Jawa angka 12 sangat disakralkan,” katanya.
Menurutnya, makna tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh pengurus agar menjalankan amanah dengan hati yang tulus serta menjadikan nilai-nilai tauhid sebagai landasan pengabdian.
“Jadi kita sebagai pengurus harus benar-benar rahmatan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, KH Mustofa Torfi juga mengajak seluruh jamaah untuk terus menghidupkan zikir “La ilaha illallah” sebagai penguat iman dan ketakwaan.
“Zikir La ilaha illallah khasiatnya tidak bisa dihitung secara banyak,” ungkapnya.
Ia menilai, tradisi zikir dan amaliyah yang terus dijaga menjadi bagian penting dalam memperkuat spiritualitas umat di tengah perkembangan zaman.
“Sekarang sudah mulai bergeser, padahal La ilaha illallah adalah kalimat yang disebut kalimatul ikhlas,” ucapnya.
KH Mustofa Torfi pun mengingatkan bahwa para pengurus harus menjaga keikhlasan dalam setiap pengabdian yang dijalankan demi keberkahan organisasi dan masyarakat.
“Sebagai pengurus harus ikhlas. Semoga berkah semuanya dan segalanya selamanya,” tandasnya.
Kegiatan Lailatul Ijtima tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan nilai spiritual bagi jajaran pengurus dan jamaah PCNU Kabupaten Bekasi dalam menjaga ukhuwah dan semangat pengabdian kepada masyarakat. (*)







